Pemerintah Genjot Layanan Kesehatan Papua Lewat Cek Kesehatan Gratis

Jakarta – Pemerintah terus memperluas pemerataan layanan kesehatan di Papua melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis nasional dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, menegaskan bahwa program CKG merupakan implementasi nyata dari kebijakan pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi langkah awal yang penting dalam membangun sistem kesehatan berbasis pencegahan.

“Salah satu misi Presiden adalah bagaimana kita melakukan pembangunan di bidang kesehatan yang dimulai dari pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat,” ujar Ribka.

Ia menjelaskan, pemerintah tidak hanya memperkuat rumah sakit rujukan, tetapi juga memastikan layanan kesehatan dasar seperti puskesmas dan puskesmas pembantu berfungsi optimal. Fasilitas kesehatan di tingkat desa dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

“Pemerintah memastikan pusat layanan terdepan di masyarakat, seperti puskesmas hingga pustu, mampu memberikan akses pemeriksaan kesehatan gratis secara merata,” tambahnya.

Upaya peningkatan kualitas layanan juga dilakukan melalui kolaborasi antarinstansi, termasuk workshop tata kelola rumah sakit yang mempertemukan RSUP Dr. Sardjito dengan RSUD di wilayah Jayapura. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem rujukan serta meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di daerah.

Sementara itu, pelaksanaan program CKG di daerah menunjukkan hasil positif. Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menyampaikan bahwa program ini telah menjangkau ribuan warga dari berbagai kelompok usia dengan tingkat partisipasi yang tinggi.

“Program ini membantu mendeteksi penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius,” jelas Jemima.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 136/Tuah Sakti yang turut menghadirkan layanan kesehatan keliling di wilayah terpencil. Danpos KP Lima-Lima, Letda Inf Jantonius Parulian Sitompul, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah penugasan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak,” ujarnya.

Melalui sinergi berbagai pihak, program CKG diharapkan terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua serta mendorong terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

More From Author

Aturan SLIK Dilonggarkan, Pengajuan Rumah Subsidi Kian Mudah

AMANAH Hadirkan Model Pembinaan Pemuda Berbasis Kebutuhan Zaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *