Jelang Harkitnas dan Peringatan Reformasi, Semua Pihak Wajib Jaga Kondusivitas

Jakarta – Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif menjelang peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dan Reformasi. Momentum nasional tersebut dinilai harus menjadi ruang memperkuat persatuan, demokrasi, dan semangat kebangsaan, bukan dimanfaatkan untuk memicu konflik maupun penyebaran provokasi.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa peringatan Harkitnas dan Reformasi merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa yang harus dimaknai secara positif. Ia menyampaikan bahwa seluruh pihak memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang.

“Persatuan dan ketertiban harus tetap dijaga agar momentum kebangsaan ini membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Presiden Prabowo juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bersifat provokatif maupun ajakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Menurutnya, kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi persatuan bangsa harus tetap menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan bahwa aparat keamanan siap mengawal seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama peringatan Harkitnas dan Reformasi agar berlangsung aman dan tertib. Ia menegaskan pendekatan humanis dan dialogis akan dikedepankan dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi,” ujarnya.

Listyo Sigit Prabowo menambahkan bahwa koordinasi lintas lembaga dan komunikasi dengan berbagai kelompok masyarakat terus diperkuat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Menurutnya, stabilitas nasional menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas sosial dan ekonomi tetap berjalan baik.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan suasana yang aman dan damai,” tuturnya.

Selain pengamanan, pemerintah juga mendorong peringatan Harkitnas dan Reformasi diisi dengan kegiatan yang memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga stabilitas dan keutuhan bangsa.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, situasi kondusif diharapkan tetap terjaga selama momentum nasional berlangsung. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga demokrasi yang sehat sekaligus memperkuat persatuan nasional di tengah berbagai tantangan yang berkembang.

More From Author

PP TUNAS Perkuat Perlindungan dan Literasi Anak di Ruang Digital

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *